Rabu, 23 Desember 2020

Peran Penting Menanamkan Nilai Agama Sejak Kecil

Peran Penting Menanamkan Nilai Agama Sejak Kecil- Menurut psikologi, anak adalah fase perkembangan dari masa bayi hingga usia lima atau enam tahun, tahapan tersebut biasanya diawali dengan periode prasekolah, kemudian berkembang setara sekolah dasar. Tumbuh kembang anak juga remaja adalah tanggung jawab orangtua seutuhnya supaya mendidik, membangun serta mengarahkan agar terbentuk karakater masa depan yang baik, positif. Ini seharusnya dimulai sejak anak usia dini, terutama membentuk karakter anak secara islami dalam keluarga.



Tidak jarang anak remaja bahkan orang dewasa yang belum menghafal juga memahami rukun Islam dan rukun Iman. Memang terlihat sepele, tetapi justru rukun-rukun tersebut merupakan pondasi awal dalam menanamkan nilai agama. Entah karena orangtua terlalu sibuk sehingga mengabaikan pendidikan anak yang seharusnya dalam Islam sudah dimulai pada usia dini dengan mengenalkan Ibadah serta ajaran agama Islam tanpa harus mengandalkan pendidikan formal.

Bukankah anak adalah anugerah juga amanah yang harus dijaga, oleh karena itu sebagai amanah sudah semestinya dijaga dan dididik dengan pendidikan anak usia dini termasuk ke dalam pendidikan keluarga. Membangun karakter positif pada anak-anak dengan mendidik mereka juga memberi contohnya, maka kelak mereka selain menjadi ahli ibadah, penurut, patuh, dan baik tentu akan berguna bagi lingkungan sosialnya. Untuk mempelajari tentang ajaran islam, anak Anda juga harus belajar rukun islam ini.

Di era digital seperti ini, banyak sekali anak remaja terpengaruh oleh pergaulan serta media sosial, sebegitu besarnya pengaruh media sosial terhadap pendidikan karakter memungkinkan orangtua harus mulai menanamkan norma-norma agama lewat pendidikan agama Islam sejak anak usia dini. Jika diabaikan memungkinkan kita akan mendapati macam-macam karakter anak pada usia dini, sd hingga remaja dengan karakter-karakter yang menyimpang atau tidak positif. Hal tersebut perlu untuk mengantisipasi kenakalan anak remaja.

Melihat betapa pentingnya pendidikan agama Islam pada anak usia dini, juga pentingnya membangun karakter anak secara islami dimulai dari memahami rukun Islam dan Iman. Ulasan kali ini saya mencoba untuk membahas tentang Rukun Islam serta Rukun Iman, agar menjadi bahan referensi orang tua dalam mendidik anak supaya cerdas, pintas menurut Islam sehingga nantinya mereka memiliki karakter positif secara kafah/ seutuhnya.

RUKUN ISLAM

Rukun Islam ada 5 (lima), adapun rukun-rukunnya:

  1. Mengucapkan dua kalimat syahadat “ASYHADU AnLLAA ILAAHA ILLALLAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADARRASUULULLAH”
  2. Menunaikan Shalat
  3. Mengeluarkan Zakat
  4. Berpuasa pada Bulan Ramadan
  5. Naik Haji bagi yang mampu

Dari lima rukun-rukun tersebut, penting sekali bagi orangtua mulai mengajarkan serta mendidiknya sejak anak usia dini. Rukun Islam ini, harus dilaksanakan serta dipraktekkan bukan hanya oleh anak-anak, akan tetapi juga kita. Anda mungkin mengetahui bahwa anak sejak lahir seperti kertas putih, dari sinilah mengapa sangat penting membangun karakter positif pada anak dengan mendidik juga menanamkan norma agama pada anak usia dini, karena karakter positif akan terbangun dari pendidikan yang diperolehnya.

Dengan begitu dapat dinyatakan bahwa pendidikan untuk anak usia dini juga sangat penting dalam pembentukan karakternya. Mengajarkan makna dari kalimat syahadat "ASYHADU AnLLAA ILAAHA ILLALLAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADARRASUULULLAH" yang artinya saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Saya bersaksi bahwa Muhammad SAW adalah utusan Allah, tentu akan menanamkan pembekalan agama kepada mereka.


Akan banyak sekali ditemukan baik anak, remaja hingga orangtua hafal akan kalimat sahadat ini, tetapi masih terdapat beberapa dari mereka kurang memahami makna dari dua kalimat syahadat yang diucapkan. Jika ini saja kita tidak bisa mengajarkan tentang pengertiannya, bagaimana mereka akan menjalankan rukun islam yang kedua. Anda mungkin banyak mendengar istilah Islam KTP atau sebagainya, ini terjadi bukan karena mereka tidak tau cara menunaikan ibadah shalat wajib 5 waktu maupun berpuasa.

Tetapi lebih kepada kurang mendalami rukun Islam yang pertama. Pendidikan anak usia dini menurut para ahli termasuk didalamnya pendidikan di keluarga dengan menjadikan rukun Islam sebagai langkah awal membentuk dan membangun karakter anak-anak secara islami merupakan cara tepat agar menjadikan mereka sosok yang pintar dan cerdas.

Konsep pendidikan anak pada usia dini dalam Islam seperti ini tentunya sudah menjadi kewajiban orangtua saat membangun konsep-konsep dasar dengan memberi contoh perilaku dikeluarga sesuai ajaran dari rukun Islam tersebut yang merupakan cara mendidik anak secara betul. Seperti diungkapkan diatas bahwa perkembangan anak-anak hingga masa remaja sangat rentan terhadap pengaruh media sosial juga media massa jika dilihat dari pendidikan karakter, oleh karena itu salah satu pentingnya pendidikan agama dengan mengerti rukun Islam sebenarnya awal positif apabila sudah dibangun pada anak usia dini agar terhidar dari dampak negatif media-media.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar